PEMENANG STORY TELLING BE VALUABLE

Hi All MMIers,

Terima kasih atas partisipasi rekan-rekan dalam program Internalisasi Core Value – Telling Story..

Melihat antusiasme dan tulisan dari rekan-rekan, management mengapreasi atas usaha dari teman-teman untuk membuat MMI Group menjadi lebih baik dari waktu ke waktu.

Pada hari ini, kami akan mengumumkan 3 story telling terbaik, 3 Story Telling Harapan, dan 3 Story Telling Hiburan dengan tema Be Valuable.

Berikut kami sampaikan informasinya;

Terbaik Ketiga (Rp. 200.000,-)

Author                  : Tri Wijiyati

Sejak pertengahan bulan Maret 2020 sampai dengan sekarang (awal) Juni 2020 diberlakukan Work From Home dikarenakan Pandemi Covid-19, pada hari Rabu tgl 27 Mei 2020 saya ke kantor untuk ikut serta bersama Tim menyiapkan Work From Office untuk “New Normal” sesuai Protocol Kesehatan, dan belanja kebutuhan sehari-hari kantor, serta kebutuhan penunjang untuk Work From Office, pada saat saya ada dikantor, ada beberapa orang yang senang melihat saya (berhubungan dengan pekerjaan saya yang mana support seluruh karyawan) contoh : Pembelian kebutuhan untuk direksi jadi bisa langsung saya bayarkan, claim kesehatan yang selama WFH difoto & dikirim lewat wa atau email (bukti asli menyusul apabila yang bersangkutan sudah masuk kantor) pada saat itu bisa langsung ke saya ada beberapa ibaratnya liat muka saya (Wah claim hihi), minta tinta padahal bisa pada saat WFH, Print document-documen, diminta tolong menghubungi Bank, dan lain lain. Saya selalu ingin menjadi yang terbaik dengan support seluruh karyawan.

Terbaik Kedua  (Rp. 300.000,-)

Author          : Fikri Nur Hadiansyah

Masuk MMI sebagai management trainee bersama 6 orang lainnya mendapatkan banyak pengalaman dan juga tantangan bagi saya. Bagaimana tidak, sebagai MT, kami diharapkan dapat membawa perubahan nyata sehingga dapat membuat perusahaan menjadi lebih baik dan berkembang. Selama 6 bulan kami terus digodok untuk memahami baik itu hal manajerial maupun teknis sehingga dapat cepat beradaptasi dengan lingkungan perusahaan, dalam waktu yang singkat tersebut, kami harus mempelajari cara kerja 6 divisi yang ada di perusahaan dari mulai sales, marketing, QA, SA, BPS sampai dengan PM.

Basic dari masing-masing anggota MT yang beragam membuat kami memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing saat belajar pada ke 6 divisi tersebut tergantung apa yang memang menjadi kemampuan individunya, padahal kami dituntut untuk bisa menguasai ke 6 hal tersebut. Untuk mencoba mengatasi hal tersebut, saya mencoba berinisiatif hal kecil yaitu membuatkan dokumen sharing untuk masing-masing anggota management trainee sehingga masing-masing kita dapat mengupload baik itu tugas, materi dll yang berkaitan dengan pembelajaran sehingga anggota lain dapat mempelajari terlebih dahulu sebelum terjun kedivisi dimana dia akan ditempatkan selanjutnya.

Ternyata dari hal kecil tersebut ternyata dapat menjadi sebuah trigger yang cukup besar bagi kami dari mulai sekedar meningkatkan hubungan sampai berkembang menjadi diskusi untuk membahas apa yang akan dilakukan untuk mengerjakan tugas dengan baik. Dari situ saya belajar bahwa ketika kita memiliki sebuah ide/ inisiatif sekecil apapun, jangan ragu untuk menyampaikan/melakukannya, hal yang kecil menurut kita belum tentu kecil bagi yang lain. Bisa jadi hal tersebut malah menjadi sebuah hal yang dapat merubah orang lain menjadi lebih baik lagi.”

Terbaik Pertama (Rp. 500.000,-)

Author          : Yudi Ismiaji

Salah satu project yang memberikan saya banyak pengalaman adalah project di salah satu provider terbesar di Indonesia. Kebetulan saya menjadi team leader tim programmer di project tersebut. Memang suatu dilema untuk menambah resource programmer di tengah project berjalan, apalagi resource yang di rekrut berasal dari fresh graduate. Namun hal tersebut terkadang lebih baik, walaupun kurang efektif.

Banyak hal juga yang menjadikan tantangan dalam melakukan training terhadap mereka baik dari teknikal maupun secara teknikal. Kalo secara teknikal banyak juga yang belum mengenal java atau konsep MVC. Namun dari segi soft skill juga lebih penting lagi, karena mayoritas belum pernah kerja sebelumnya. Namun saya sebagai team lead menjadi tantangan sendiri bagaimana saya harus dapat mengembangkan mereka dan sambil terus memotivasi mereka. Karena sebenarnya untuk mereka yang baru pertama kali kerja, pressure merupakan masalah yang sangat besar bagi mereka dalam menjalankan pekerjaan.

Beberapa treatment yang saya lakukan mulai dari menjaga mereka agar tidak komunikasi langsung dengan klien sampai berusaha terus support masalah teknikal mereka. Serta seringkali juga saya mendengar curhat mereka, dan memberi motivasi ke mereka. Dan juga saya sebisa mungkin manage dan mendetailkan task agar dapat mengurangi load pekerjaan mereka. Dan alhamdulillah mereka dapat lancer mengerjakan task mereka dan dapat bertahan sampai akhir project.

Dan tidak disangka-sangka beberapa bulan kemudian, 2 orang yang pernah satu tim saya dulu, tahun ini mereka mendapatkan penghargaan the best employee. Saya merasa senang dan bangga sekali pernah sharing ilmu dan motivasi kepada mereka, sehingga dapat bermanfaat juga bagi teman-teman yang satu tim dengan saya.

 

Selain Story Telling terbaik, berikut kami sampaikan juga informasi 3 Pemenang Hiburan dan 3 Pemenang Harapan ;

3 Story Telling Harapan (@ Rp. 100.000,-)

  1. Yogi PN
  2. Ismayana Teguh
  3. Nelli Marlina P.

3 Story Telling Hiburan (@ Rp. 50.000,-)

  1. Siti Nurbaity
  2. Reni Sunjastri L.
  3. Andhy Ardhianto

Berdasarkan Story Telling yang masuk, berikut kami sampaikan beberapa contoh perilaku yang mencerminkan Be Perseverance yang telah dijalankan oleh rekan-rekan  dalam kegiatan sehari-hari;

  • Selalu mencari cara dengan berusaha sebaik-baiknya sehingga client yang kita support dapat merasakan pentingnya support kita (After sales support) dalam sebuah project.
  • Membuat team lebih confident dan diakui oleh client adalah dengan cara;
  1. Dekat = Berusaha buat dekat dan memahami keinginan team sehingga dapat bersama-sama mencapai tujuan
  2. Cermat = Pilih win-win solution baik untuk team maupun customer
  3. Bermatabat = Hargai dan terus menyelami issue dengan pendekatan out of the box
  • Setiap project atau pekerjaan baik itu besar/kecil mudah/sulit semua memiliki nilai-nilai tersendiri yang akan memperkaya value diri kita.
  • Merekrut kandidat yang berkualitas baik, sehingga berdampak terhadap produktifitas dan peningkatan value perusahaan di mata customer
  • Tanggung jawab juga harus berasal dari dalam hati dan kemauan diri sendiri atas kewajiban yang harus di tanggung jawabkan. Artinya seorang yang “be valuable” akan berusaha sebaik mungkin untuk menjadi pionir dilingkungan pekerjaannya.
  • Selalu mendengarkan dan berusaha memahami keinginan dari mitra pekerjaan dengan cara bagaimana kami memposisikan diri sebagai mitra tersebut dengan harapan dan manfaat yang begitu besar, juga melihat hasil pekerjaan kami secara jujur sehingga sikap kepedulian kepuasan pelanggan terus berkembang.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *